Postingan

Menampilkan postingan dengan label Rembang

Sekelumit Cerita Saat Sowan Gus Baha'

Gambar
Saya tidak tahu mengapa Jumat (5/3/2020) lalu menjadi hari yang mungkin paling uring-uringan sepanjang hidup seperempat abad di bumi ini. Yang lebih aneh lagi, rasa tak jelas di hati dan pikiran itu terjadi tanpa sebab yang jelas, saya benar-benar tak tahu penyebabnya. Seperti linglung, habis kehilangan banyak hal di hidup ini. Tapi rasa uring-uringan itu berangsur-angsur surut saat Sabtu pagi, grup WA kantor membikin pengumuman kecil: malam ini (Sabtu malam itu) diagendakan sowan Gus Baha. Kang Sub, sohib sekantor  yang tinggal di Blora langsung mendaftarkan nama saya dan namanya di nomor lima besar. Dia pede mau ikut. Tetapi agak siangan, Sohib Rembang Genk Ali yang didapuk jadi ketua panitia agenda sowan ini bikin pengumuman susulan: sowan diganti waktu jadi Minggu pagi pukul 07.00. Kang Sub memutuskan untuk membatalkan keikutsertaannya. Saya kekeh tetep ikut. Kapan lagi sowan kiai kharismatik ini coba, pikir saya. Pengumuman berikutnya: yang ikut sowan dianjur...

Tilep Rp 50 Juta via Drama Lapor Polisi

SLUKE, Rembang – Sungguh malang nasib Abdul Rohman (ARM), warga Dukuh Gondan, Desa Kalipang, Sarang sopir sebuah perusahaan swasta di Rembang. Berniat menggelapkan uang milik bosnya senilai Rp 50 juta, aksi drama tipu-tipunya gagal setelah terendus Polsek Sluke, tempat dia melapor. Awalnya, ARM menerima perintah dari bosnya, Sururi, warga Desa Karangmangu, Sarang, Rembang untuk mengambil uang transferan dari seseorang bernama David di Bank BCA Rembang. Di perjalanan, muncullah niat ARM untuk menggelapkan uang tersebut. Kasatreskrim Polres Rembang AKP Bambang Sugito menuturkan, sekitar pukul 10.00, Selasa (31/7) lalu, ARM melaporkan ke Polsek Sluke bahwa dirinya telah menjadi korban pencurian. Pencuri, klaim ARM, membawa uang Rp 50 juta yang baru saja dia ambil dari bank. ”Tersangka (ARM) berangkat ke Bank BCA Rembang dengan mengendarai Toyota Avanza untuk mengambil uang transferan dari David sebesar Rp 50 Juta,” kata dia, Kamis (1/8/2019). Di perjalanan, tepatnya di depan ...

KPU Tetapkan Anggota DPRD Rembang 2019-2024

KPU Rembang menetapkan anggota dewan terpilih Pemilu 2019 pada Sabtu (10/8/2019) di Hotel Gajah Mada Rembang. Berikut Daftarnya: Daftar Perolehan Suara DPRD Rembang Terpilih       No     Nama                                   Partai                                 Suara                      Dapil 1.        Bisri Cholil Laqouf                            PKB                                 4.814                   ...

Mbah Moen dan Perjalanan Sang Kiai Kharismatik

Mbah Maimoen & Kisah Perjalanan-nya -------------------------------------------- KH Maimoen Zubair adalah putra pertama dari pasangan Kiai Zubair Dahlan dan Nyai Mahmudah. Lahir pada hari Kamis Legi bulan Sya’ban tahun 1347 H bertepatan tanggal 28 Oktober 1928 di Desa Karang Mangu Kecamatan Sarang, Jawa Tengah. Nyai Mahmudah, putri dari Kiai Ahmad bin Syu’aib, ulama kharismatik yang teguh memegang pendirian. Sedangkan Kiai Zubair merupakan murid kinasih Syeikh Sa’id Al-Yamani serta Syeikh Hasan Al-Yamani Al- Makky. Secara genealogi keilmuan, Mbah Zubair merupakan ulama yang cukup disegani. Kematangan ilmu KH Maimoen Zubair tidak ada satupun yang meragukan. Sebab, sejak balita ia sudah dibesarkan dengan ilmu-ilmu agama. Sebelum menginjak remaja, beliau diasuh langsung oleh ayahnya untuk menghafal dan memahami ilmu Sharaf, Nahwu, Fiqih, Manthiq, Balaghah, dan bermacam Ilmu Syara’ lainnya. Kecerdasan dan daya ingat Mbah Moen sangat luar biasa yang membawanya menuju pribadi ya...

Pakai Baju Adat Jawa, Bupati Rembang Bacakan Amanat Upacara Pakai Kromo

Gambar
REMBANG- "Hormat Pambagyaaa, grak," begitulah kira-kira teriakan komandan upacara Daenuri Kepala Dindukcapil Rembang dalam Upacara Hari Jadi ke-278 Kabupaten Rembang yang digelar di Pendopo Museum RA Kartini, kemarin. Para peserta upacara pun memberikan hormat kepada Bupati Rembang Abdul Hafidz yang bertindak sebagai pembina upacara. Sikap hormatnya juga tidak seperti upacara pada umumnya. Tetapi dengan cara merapatkan kedua tangan di depan dada dengan posisi agak membungkuk. Para peserta upacara pun tampak khidmat mengikuti setiap prosesi upacara. Tahun ini merupakan kedua kalinya upacara hari jadi menggunakan pakaian dan serangkaian prosesnya dengan nuansa Jawa yang kental. Tahun lalu upacara serupa untuk pertama kalinya digelar di Alun-Alun Rembang.  Para peserta upacara tampak berbusana dengan berbagai macam. Selain khas adat Jawa-beskap bagi pria dan kebaya bagi perempuan oleh elemen OPD, ada juga puluhan anggota TNI, Polri, Dishub Rembang, ...

Duwis Hanya Target 15 Pasang Mas-Mbak

REMBANG – Penutupan pendaftaran ajang Pemilihan Mas dan Mbak Rembang tinggal empat hari lagi. Hingga kemarin, jumlah pendaftar belum mencapai target 30 peserta alias 15 pasang. Untuk diketahui, jumlah peserta tahun lalu mencapai 42 peserta dengan 16 putra atau mas dan 26 putri atau mbak. Romi Adi, Seksi Acara Pemilihan Mas Mbak Rembang mengungkapkan, antusiasme pendaftaran agenda tahunan tersebut diklaimnya sama dengan tahun lalu. Namun, pihaknya tak menyebut jumlah pasti yang sudah mengembalikan formulir pendaftaran hingga kemarin. ”Hampir 30 (pendaftar). Targetnya 15 pasang saja. Nanti ada eliminasi. Tidak seperti tahun-tahun kemarin konsepnya. Misalnya di tes wawancara tidak lolos, bisa langsung dieliminasi,” kata dia kemarin. Romi menjelaskan, pada penyelenggaraan sebelumnya, seluruh peserta yang memenuhi persyaratan langsung ditampilkan di panggung grand final. Namun, setelah melalui evaluasi, tahun ini, klaimnya, digelar sedikit berbeda. Ya, mereka yang persyaratannya tidak mem...

Viral! Ternyata Jihan Audy Seperti Ini

Gambar
Jihan Audy menjadi salah satu penampil dalam Gebyar Sedekah Bumi di Desa Gedangan, Kecamatan Kota Rembang, Senin, 15 Juli, 2019 malam. Beginilah penampilan Jihan Audy di desa yang juga menyebut diri Granat Community itu. Gadis 15 tahun asal Jawa Timur itu menyanyikan lima lagu dalam kesempatan itu. Ada "Rembulan", "Cinta Luar Biasa", "Pamer Bojo", "Ambilkan Gelas", serta "Ngomong Apik-Apik:. Seperti biasa, Jylo, begitu dia disapa, tampil dengan busana yang tidak terlalu hot, tetapi tetap ditunggu-tunggu ratusan bahkan mungkin ribuan warga yang hadir malam itu. Seperti biasa pula, para fans-nya dari berbagai daerah di Rembang berjoget dengan tak lupa membentangkan banner. Dan, ini adalah poto-potonya. Monggo, bisa disimpan. Gratis. Monmaap, judulnya mengandung clickbait. Hehe. 

Pemkab Rembang hingga Kades “Gotong Royong” Santuni Korban Kebakaran

Gambar
REMBANG – Pemkab Rembang, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan PT. Semen Indonesia (SI) masing-masing memberikan santunan sebesar Rp 10 juta kepada korban kebakaran di Dusun Kedungsapen, Desa Jatihadi, Sumber. Selain intansi tersebut, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Rembang turut memberikan santusan sebesar Rp 2 juta, lalu Asisten Ekbang Kesra Abdullah Zawawi Rp 1 juta, serta Kepala Desa Jatihadi Siti Maryam senilai Rp 5 juta. Santunan itu diberikan dalam kesempatan kunjungan Bupati Rembang Abdul Hafidz beserta jajaran, Senin (15/7/2019). Dalam kesempatan itu, Bupati menuturkan, pihaknya akan aktif menginstruksikan kepada aparat pemerintahan mulai dari camat hingga ketua RT agar terus mensosialisasikan pencegahan kebakaran. “Camat sampai Ketua RT saya intruksikan untuk aktif sosialisasi berjenjang terus menerus tanpa henti jangan sampai lupa terhadap kompor, obat nyamuk, jerami yang berdekatan dengan rumah,” ujar Bupati. Menurut Bupati, ha...

Begini Akhirnya Ustadz Umar Hamdan yang Diduga Hina Gus Mus, Sesepuh NU

Gambar
Ustadz Umar Hamdan (kanan) berfoto bersama Gus Mus (tengah), Jumat (31/5/2019) FOTO-FOTO: MATA AIR RADIO REMBANG - Ustadz Umar Hamdan mendadak viral setelah memposting status yang berisi komentar terhadap doa yang dipanjatkan K.H. Ahmad Mustofa Bisri atau yang akrab dipanggil Gus Mus. Postingan yang kini sudah dihapus itu viral lantaran diduga mendiskreditkan Gus Mus yang merupakan sesepuh NU tersebut. Pada Jumat (31/05/2019) sore, menyusul tanggapan negatif dari banyak netizen, Ustadz asal Pamekasan Madura itu datang langsung ke Rembang dan sowan ke kediaman Gus Mus, di kompleks Ponpes Raudlatut Thalibin, Leteh. Kedatangannya sudah tentu untuk meminta maaf kepada Kiai kharismatik itu. Dikutip dari mataairradio.com, sebelum bersua Gus Mus, Umar sempat ditemui oleh Komandan Banser Rembang Zaenal Arifin dan beberapa santri di lantai dua bangunan pesantren putra. Dalam kesempatan itu, Kepala Satuan Koordinator Cabang (Kasatkorcab) Banser Rembang Zaenal Arifin sempat berta...