Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pemilu

KPU Rembang Bakar 8.331 Surat Suara Malam-malam

Gambar
KPU REMBANG DOK. BAKAR MALAM-MALAM: KPU Rembang memusnahkan ribuan surat suara yang sisa di halaman kantor setempat, Selasa (16/4/2019) malam. KOTA -  KPU Rembang memusnahkan sebanyak 8331 surat suara yang tersisa untuk Pemilu 2019. Ribuan surat suara itu baru dibakar Selasa (16/4/2019) malam sekitar pukul 21.00 setelah surat suara di seluruh TPS di Kota Garam tercukupi.  Ketua KPU Rembang M. Ika Iqbal Fahmi menyatakan, ribuan surat suara itu dimusnahkan untuk memastikan tidak ada kecurangan pelebihan surat suara. Sehingga, iklim demokrasi bisa tetap terjaga kualitasnya. ”Dipastikan dulu, khawatir ada yang kurang kalau dibakar siang tadi,” terang Iqbal saat ditanya mengapa baru dibakar pada malam hari. Dalam prosesi pemusnahan itu, turut disaksikan Kapolres Rembang AKBP Pungky Bhuana Santoso dan jajarannya,  Bawaslu Rembang, Satpol PP Rembang, serta staf ahli dari Pemprov Jateng. Pemusnahan hingga tuntas berlangsung hingga sekitar pukul 23.00. Dengan dim...

Jokowi Tumbang di Survei Terbaru

Kampanye Petahana Kalah Ramai Dibanding Oposisi, Tanda-tanda Tumbang? Pasangan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto – Sandiaga Uno diprediksi bakal memenangi kontestasi Pilpres 2019. Survei Indonesia Development Monitoring (IDM) menyatakan elektabilitas Prabowo-Sandiaga mencapai 57 persen sedangkan Jokowi-Ma’ruf 38 persen. Sekitar 4 persen yang menyatakan tidak memilih.  Direktur Eksekutif IDM Bin Firman Tresnadi mengatakan survei dilaksanakan 14 Maret – 29 Maret diikutu 2.500 orang responden yang berasal dari 408 kabupaten/kota dan 34 provinsi. “Jokowi-Maruf dipilih oleh 696 responden atau 38,76 persen. Kalah dengan Prabowo-Sandi yang dipilih 1440 responden atau 57,6 persen. Dan sebanyak 91 responden atau 3,64 persen menyatakan tidak memilih,” kata Bin Firman saat konferensi pers di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/4/2019). Anjloknya tingkat elektabilitas Jokowi-Maruf karena berbagai faktor. Salah satunya karena sebagian responden menganggap pemerintahan pe...

Ramai-Ramai Kecewa kepada Pak Jokowi

Gambar
DOK. BANG-ANDREW.BLOGSPOT.COM Pak Jokowi (kiri) saat ke Ponpes Al Anwar Sarang pada awal Februari 2019. Sebagai warga yang membayar pajak dan memilih Pak Jokowi sebagai presiden pada 2014 lalu, tentu sangat wajar ada kekecewaan terhadap masa pemerintahannya. Sederet keberhasilan membangun infrastruktur tentu saja patut dibanggakan. Tetapi “dosa” beliau terhadap janji-janjinya pada kampanye 2014 sungguh tidak bisa dimaafkan. Saya pribadi, kekecewaan yang paling parah adalah program revolusi mental. Pada kampanye 2014, Pak Jokowi selalu menggembar-gemborkan revolusi mental. Hasilnya hari ini apa? Suasana hari ini tidak ada bedanya dengan era Pak SBY. Bahkan, ada beberapa aspek yang bisa dinilai justru mengalami penurunan. Yang paling kentara adalah adanya dua kubu yang tak kunjung berdamai. Padahal, pemerintah harusnya bisa merangkul semua golongan. Kekecewaaan yang kedua adalah “ketidakmerdekaan” Pak Jokowi. Dalam beberapa kebijakan yang seharusnya presiden tampil sebagai ...

Surat Suara DPD Datang, Pengawas 2.171 TPS Dilantik

Gambar
KPU REMBANG FOR BAF KLOTER TERAKHIR: Surat suara DPD RI untuk KPU Rembang akhirnya datang setelah terlambat dari surat suara lainnya. KOTA – KPU Rembang akhirnya menerima surat suara DPD dari komisi pusat pada Minggu (24/3/2019) lalu. Dengan datangnya surat suara tersebut, maka lengkaplah sudah logistik yang dibutuhkan KPU Rembang untuk Pemilu 2019 pada 17 April mendatang. Komisioner KPU Rembang, Maskutin menuturkan, suarat suara untuk kebutuhan 2.171 TPS telah dinyatakan lengkap. Dan, pihaknya akan mulai melakukan pelipatan suarat DPD yang baru datang itu pada hari ini. ”Surat suara sebanyak 498.675 x (dikali) 5 dinyatakan lengkap.   Pendistribusian mulai 5 April mendatang,” paparnya kemarin. Adapun pelipatan surat suara dan logistik lain yang perlu pelipatan telah selesai beberapa waktu lalu. Dan, KPU Rembang menyebut, untuk pelipatan surat suara DPD itu hanya butuh tiga hari. Sehingga, dipastikan tidak akan mengganggu jalannya Pemilu 2019 di Rembang. Sementara...

KPU Rembang Lantik 28 Panitia Pengawas Kecamatan Baru

Gambar
KPU FOR BAF TAMBAH PERSONEL: Ketua KPU Rembang M Iqbal Fahmi melantik 28 anggota PPK baru di kantor setempat, Selasa, 2 Januari 2019 .  REMBANG – Sebanyak 28 anggota PPK (Panitia Pengawas Kecamatan) dilantik di lantai 2 kantor KPU Rembang, Selasa, 2 Januari 2019. Mereka merupakan para peserta yang diinyatakan telah lolos serangkaian seleksi yang digelar pada November 2018 lalu. Untuk penambahan anggota PPK kali ini, KPU Rembang memanggil peserta hasil seleksi PPK pada Pilgub (Pemilihan Gubernur) lalu. Peserta yang dipanggil yakni mulai urutan ke 4 sampai dengan 10 besar. Ketua KPU Rembang M Ika Iqbal Fahmi menyatakan, penambahan jumlah personel tersebut tidak berlaku bagi PPS (panitia pemungutan suara). Sesuai surat edaran dari KPU RI, penambahan hanya untuk petugas PPK yang awalnya 3 menjadi 5 orang.  ”Verifikasi untuk penambahan anggota PPK sudah dimulai sejak tanggal 10 November lalu. Mereka yang diikutkan seleksi yakni sepuluh besar hasil seleksi PPK ...

KPU Sebut Kampanye Lewat APK Tak Efektif, Masyarakat Butuh Penjelasan Langsung

Gambar
Foto: Humas UMK SOSIALISASI: Komisioner KPU Jawa Tengah Diana Ariyanti memaparkan pemilu 2019 di hadapan mahasiswa di ruang seminar lantai IV gedung rektorat Universitas Muria Kudus (UMK), Selasa, 11 Desember 2018 SISTEM TERBAIK: Wakil Rektor IV UMK Dr. Subarkah menjelaskan sistem demokrasi yang dijalankan beserta kajian hukum saat seminar di ruang seminar lantai IV gedung rektorat Universitas Muria Kudus (UMK), Selasa, 11 Desember 2018 KUDUS – Pemasangan alat peraga kampanye (APK) yang dilakukan calon anggota legislatif (caleg) tidak terlalu efektif. Karena dalam kertas suara, caleg DPRD dan DPR RI hanya tertulis nomor dan nama saja. Untuk itu, lebih efektif melakukan kampanye dengan rapat terbatas karena bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat. Artinya, caleg bisa mendengarkan langsunga spirasi masyarakat dan masyarakat bisa melihat apakah caleg mampu mewakilinya atau tidak. ”Justru pemasangan APK yang sembarangan justru merusak estetika,” kata Komisoner KPU Jaw...

Penetapan DPTHP 2 Tertunda

Gambar
Ditinggal makan dulu REMBANG - Penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) 2 batal ditetapkan karena KPU Rembang mengalami gangguan input data di pusat data KPU Pusat. Ketua KPU Rembang M Iqbal mengatakan, bukan hanya KPU Kabupaten Rembang saja yang mengalami gangguan input data. Tetapi, hampir seluruh Jawa Tengah mengalami hal yang sama. Selanjutnya penetapan akan dilakukan pada Selasa pagi 11 Desember 2018 di kantor KPU Rembang, atas saran dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat. Sedangkan penetapan di tingkat nasional rencananya akan dilakukan pada tanggal 15 Desember 2018. “Bukan hanya KPU Kabupaten Rembang saja yang mengalami gangguan tetapi juga hampir semua KPU di Jawa Tengah mengalami hal yang sama,” kata Iqbal. Sementara itu Ketua Bawaslu Rembang Totok Suparyanto menyarankan agar KPU memperkuat data pemilih secara manual untuk dicocokkan kepada semua pihak, termasuk Bawaslu. Pasalnya jika menunggu pusat data secara elektronik dikhawatirkan pe...

Bawaslu Rembang Tertibkan 718 APK Selama November 2018

Gambar
MELANGGAR: Bawaslu bersama Satpol PP Rembang melakukan penertiban APK yang melanggar, baru-baru ini. DOK. BAWASLU REMBANG KOTA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rembang menertibkan 718 alat peraga kampanye (APK) selama November 2018. Dari 14 kecamatan di Kota Garam, ada tiga kecamatan yang belum dilaporkan penertiban APKnya. Sejak masa kampanye dibuka pada 23 September lalu, para caleg memang ramai-ramai memasang gambar mereka baik melalui baliho, spanduk, banner,   poster, pamflet, hingga stiker. Namun, karena banyak yang melanggar, penertiban pun secara rutin dilakukan oleh Bawaslu bersama Satpol PP Rembang. Meski jumlah penertiban APK selama bulan November kemarin menurun dari penertiban bulan Oktober lalu dengan jumlah total 1225, namun tak menutup kemungkinan bulan ini akan banyak lagi. Apalagi ada momen Hari Natal dan tahun baru pada akhir tahun nanti. Adapun berdasar data Bawaslu, penertiban APK selama November paling banyak dilakukan di Kecamatan ...