Postingan

Pemohon SIM di Kudus Belum Wajib Tes Psikologi

Gambar
DOKUMEN POLRES KUDUS KUDUS – Satlantas Polres Kudus masih menunggu payung hukum mengenai penerapan tes psikologi bagi pemohon SIM (surat izin pengemudi). Untuk itu, penambahan tes psikologi dalam serangkaian tes bagi pemohon SIM belum akan diberlakukan dalam waktu dekat. Kasatlantas Polres Kudus, AKP Eko Rubianto menyebut, selama belum ada payung hukum yang mengatur penerapan tes psikologi sebagai syarat memperoleh SIM, pihaknya belum akan menerapkannya. ”Kalau sudah ada (payung hukumnya) pasti kan untuk kebaikan masyarakat pemohon SIM,” kata dia. Sejauh ini, pihaknya memang belum pernah mengadakan survei mengenai layanan dan kepuasan masyarakat pemohon SIM. Sebab, biayanya cukup besar. Hanya saja, mengenai psikologi untuk pengendara wajib baik, dia menyebut nantinya akan diserahkan kepada ahli psikologi. ”Untuk kesehatan dan psikologi, nanti kan ada ahlinya yang menangani. Bukan polisi yang melaksanakan tes psikologi,” tambah dia. Salah satu pemegang SIM yang tinggal di...

Pedagang Ketupat Kudus Banjir Pesanan

Gambar
KUDUS – Lebaran ketupat akan dilakukan esok hari, bertepatan d engan hari kedelapan Idulfitri. Untuk merayakannya, masyarakat biasanya menyajikan ketupat sebagai menu khusus di hari istimewa itu. Tradisi turun-temurun itu pun membuat maraknya penjual selongsong ketupat serta janur. Salah satunya, terjadi di Pasar Bitingan, setidaknya sejak Lebaran ketiga, atau pada Minggu (17/6) lalu. Para pedagang dadakan selongsong ketupat dan janur mewarnai trotoar yang berada di depan Pasar Bitingan. Salah satu pedagang, Siti Marfuah mengungkapkan, setiap seikat janur yang biasanya berisi 10 helai, dijual dengan harga Rp 4-5 ribu. Dirinya mengaku mampu menjual hingga 2000 helai janur atau 200 ikat dalam satu hari. ”Tapi untuk hari ini (kemarin, red) saja. Dua hari sebelumnya tidak sampai seratus ikat,” aku dia kemarin. Untuk selongsong ketupat, per 10 buahnya, dirinya menjual dengan harga Rp 8 ribu. Sedangkan untuk selongsong lepet, per 10 buahnya, dijual Rp 4 ribu. Selain itu, ada juga kela...

Pemain Veteran Tiga Kota Gelar Trofeo

Gambar
KUDUS - Para pemain legenda Kudus, Jepara, dan Semarang menggelar laga trofeo di Lapangan Getas Pejaten, Jati, Kudus, kemarin. Agenda yang tahun ini digelar untuk kali kelima itu bertujuan untuk menjaga silaturahmi antarmantan pemain profesional. Ketua penyelenggara, Jalal Jalil mengungkapkan, untuk tahun ini tim yang bisa mengikuti hanya tiga, sehingga hanya berformat trofeo. ”Tahun kemarin lumayan, ada Purwodadi, Solo, dan Rembang yang bisa ikut. Jadi kami gelar turnamen mini. Kalau ini karena banyak yang tidak bisa, jadi hanya trofeo,” kata dia kemarin. Pertandingan yang dimulai pukul 15.00 tersebut diawali partai yang mempertemukan Semarang Legend melawan Kudus Legend. Partai selanjutnya tim Semarang Legend melawan Jepara Legend, dan diakhiri pertandingan Kudus Legend kontra Jepara Legend. Salah satu pemain legenda Kudus yang juga panitia penyelenggara Bambang Harsoyo mengatakan, sejumlah nama beken di masa lalu turut turun di laga ini. ”Ada Imron As’ad, Sutam...

Pengajian Pitulasan Masjid Menara Kudus 1439 H/2018

Gambar
Suasana di dalam gedung Menara Kudus no.194 Masyarakat antusias mengikuti pengajian. suasana di dalam KH. Habib Umar Al Muthohar asal Semarang

Anda Anjing? Berarti Anda Bisa Dititipkan Di Sini

Gambar
KUDUS – Tempat henitipan hewan kucing dan anjing menjelang Lebaran tahun ini mengalami kenaikan pelanggan hingga  lebih dari 5 kali lipat. Para pecinta satwa itu biasanya itu menitipkan hewan peliharannya H-2 Lebaran hingga Lebaran hari ketiga. Salah satu pemilik tempat penitipan hewan di Kudus, Lilik (64) mengaku mematok harga Rp 30 ribu untuk seekor kucing dan Rp 50 ribu untuk seekor anjing per satu hari. Sedangkan, bila ingin fasilitas tambahan, semisal mandi, pelanggan harus merogoh kocek lagi sebesar Rp 40 ribu untuk kucing, dan Rp 50 ribu untuk seekor anjing. ”Biasanya pelanggan yang minta peliharaannya dimandikan, kalau mau diambil. Kalau yang fasilitas biasa per hari ya dikasih makan saja,” kata dia saat ditemui di tokonya, di Jalan Lukmono Hadi, Panjunan, kemarin. Lilik menambahkan, meskipun di tokonya menyediakan makanan standar untuk setiap hewan, namun kadang ada hewan dengan makanan khusus. Sehingga, hewan piaraan itu harus dibekali makanan sendiri oleh pe...

Dekati Lebaran, Musim Panen, Harga Beras Turun

Gambar
Salah satu pedagang beras di Pasar Baru Wergu Wetan Kudus menunjukkan berkarung-karung beras jualannya, Kamis, 31 Mei 2018 KUDUS - Lebaran tinggal dua pekan lagi, sejumlah harga kebutuhan pokok biasanya merangkak naik. Namun harga beras di Pasar Baru di Wergu Wetan justru mengalami penurunan. Salah satu pedagang, Sumiyati mengungkapkan, penurunan harga terjadi sejak tiga hari belakangan. "Soalnya musim panen. Jadi harganya turun semua," terangnya kemarin. Seorang penjual lain, Kuntinah (53) , menyatakan, turunnya harga beras lantaran saat ini merupakan masa panen di wilayah Kudus maupun di sekitarnya. "Harganya relatif turun. Karena masuk masa panen," kata Kuntinah saat ditemui di kiosnya. Dia tidak bisa memrediksi, semakin dekat lebaran apakah harga beras akan mengalami kenaikan atau bahkan semakin turun. Sebab, saat seperti ini sulit untuk diprediksi. "Kalau diprediksi harganya naik kan saatnya panen, kalau diprediksi turun, biasanya jelang l...

Saatnya Kota Kretek Lahirkan Pemain Timnas

Gambar
Coach Sansan prasasti hizbul wathon KUDUS – Prestasi timnas junior, khususnya U-16 memang cemerlang. Namun, dari kecermelangan para penggawa junior itu, sangat sulit menemukan bakat-bakat dari remaja atau pemuda Kota Kretek  yang mampu menembus timnas. Dari kegelisahan itulah, muncul ide untuk membentuk diklat Hizbul Wathan. Sebuah diklat yang juga memasukkan unsur keistiqomahan menjalankan syariat untuk mencapai prestasi. Semangat itulah yang ingin dibangun dengan berdirinya diklat yang turut di-launching dalam kesempatan itu. Sehingga, kedepan, Kudus juga memiliki penggawa bertalenta yang mampu menembus skuad timnas, baik junior maupun senior dengan salah satu unsur pentingnya, menjalankan syariat dengan baik. Sansan Susanpur, dalam forum itu menyatakan, salah satu kendala di persepakbolaan nasional adalah cara bermain. Yakni, cara bermain sepakbola, dan periodesasi sepakbola Indonesia yang sudah ketinggalan. ”Sepakbola mereka di luar negeri itu sudah holistik. ...