Postingan

Ayo Mentas Dari Dasar Klasemen

PSIR vs Cilegon United SIDOARJO – Ditunda sehari dan digelar di luar kota, tim pelatih berharap para pemain tidak terlalu terpengaruh. Ditambah, terjadinya teror di daerah tersebut yang terjadi Minggu (13/5) malam lalu. Bagaimanapun, hal itu menjadi konsekuensi yang harus dijalani. Berangkat kemarin pagi, PSIR berkekuatan 18 pemain untuk bertempur di Stadion Delta Sidoarjo sore ini melawan Cilegon United.  Kapten utama Deny Rumba diprediksi akan kembali menghuni starting eleven setelah absen di dua laga sebelumnya.  Target tiga poin pun menjadi harga mati untuk mentas dari dasar klasemen. Asisten pelatih PSIR, Hadi Surento mengakui jika perpindahan laga kandang serta pengunduran jadwal sehari tentu berpengaruh bagi tim. Nah, menjadi tugas tim pelatih lah agar pengaruh itu tidak berdampak terlalu banyak di lapangan. ”Sudah pasti ada pengaruh. Tugas kami bagaimana dampak itu bisa diminimalisir seminimal mungkin. Sehingga hasilnya tetap sesuai harapan,” terangnya kemarin. B...

Empat Bulan Raih Tujuh Gelar

Gambar
DOK. RISA W KUDUS – Atlet atletik andalan Kota Kretek, Risa Wijayanti benar-benar luar biasa. Dalam kurun waktu kurang dari tiga bulan, dia berhasil meraih juara di sejumlah kejuaraan di berbagai daerah. Pada akhir Januari lalu, dia merebut juara 2 di ajang Lombok Marathon. Pada pertengahan Februari, dia meraih juara 3 di ajang di Karanganyar. Di awal Maret, dia juga menjadi yang terbaik di sebuah ajang di Kudus. Di akhir Maret, Risa berhasil menjadi runner up di ajang Fituno Bandung, disusul lomba lari pantai di Bandung pada pertengahan April di kota yang sama. Dua ajang lain yakni di Surabaya, dia menjadi juara pertama dan kedua di dua ajang yang digelar sponsor air minum.  Risa menyebut, dalam setiap ajang perlombaan selalu menargetkan naik podium. Sehingga, ketika mengikuti setiap lomba, dia benar-benar berusaha maksimal. ”Yang penting selalu yakin dan latihan terus dan terus. Nanti hasilnya akan mengikuti. Setiap lomba memang saya target untuk naik podium agar ...

Atlet SD Kudus Borong Medali di UNS Open

Gambar
DOK.PELATIH SUPRIHATIN KUDUS- Sebanyak 14 pesilat tapak suci Kudus berhasil membawa pulang 7 emas, 4 perak dan 3 perunggu dalam ajang bertajuk UNS Open VIII di Gor RM. Said Karanganyar. Para atlet asal SD Muhammadiyah Birrul Walidain Kudus itu bersaing dengan sekitar 700 atlet lain pada ajang yg digelar pada 27-29 April itu. Adapun medali emas diraih oleh Ananda Afa, Ais, Zidny, Riza, Rendhy, dan Reynald. Medali perak diraih oleh Ananda Bibib, Kira, Alif dan Dira. Sementara medali perunggu direbut oleh Ananda Rayhan, Keysha dan Faros. Hasil itu pun menempatkan mereka di peringkat 5 juara umum. Pelatih para atlet, Suprihatin mengungkapkan sebelum mengikuti kejuaraan itu, mereka terlebih dahulu mengikuti pemusatan latihan selama tiga pekan. "Selama pelatihan itulah kami gembleng latihan fisik, teknik, dan mental," terangnya. Prestasi mereka dinilai mengejutkan karena mereka sebenarnya para atlet pemula. Prestasi itu pun bisa menjadi modal yang baik untuk kejuara...

Manajemen Persiku 2018 Diharap Lanjut di 2019

Gambar
KONSISTEN PERSIKU: Suasana perayaan ulang tahun SMM (Suporter Macan Muria) di kawasan Taman Krida, Kudus, Selasa (1/5). Turut hadir Bupati Musthofa dalam perayaan tersebut.  KUDUS – Tahun ini merupakan pertama kalinya dalam sejarah Persiku (setidaknya sejak terdegradasi ke Liga 3), manajer dipilih dari kalangan suporter. Adalah Sukma Oni atau yang biasa ditambah embel-embel Kuswardani, yang didapuk jadi manajer Persiku oleh ketua KONI Kudus, selaku penanggung jawab. Sebagaimana diketahui, sang manajer merupakan sesepuh SMM yang disegani. Meski hasilnya kurang memuaskan menyusul Persiku yang gagal lolos fase grup Liga 3 Jateng, namun secara manajemen, tahun ini dianggap lebih baik dari musim lalu. Selain lebih terstruktur mulai dari pemilihan pelatih, pencarian sponsor, proses launching, hingga perjalanan kompetisi, komunikasi dengan pihak-pihak terkait juga terjalin lebih baik. Karena itulah, SMM di ulang tahunnya yang ke-15 (Selasa, 1/5/2018) berharap manajemen di tah...

Pesan untuk SMM, Suporter Macan Muria yang Selalu Mau Menang

Gambar
DOK.SMM Hadir sebagai striker tunggal pemberitaan sepakbola di Kota Kretek sejak September 2016 tentu membuat saya tak begitu tahu kisah degradasi tim Macan Muria ke Liga kasta ketiga yang katanya pada 2014 silam. Saya hanya tahu sekelabat-sekelabat dari berbagai sumber. Tapi, yang pasti, saya dan para pecinta sepakbola tanah air tentu banyak yang tahu ada sekelompok manusia yang menamakan dirinya SMM, suporter macan muria. Sama seperti pendukung tim pada umumnya, SMM adalah sekumpulan “manusia yang tergila-gila” pada tim kesayangannya. Maka begitulah, meski Persiku, sang tim kesayangan kini masih terperosok di kasta amatir, SMM tetap kompak dan solid dengan segala keterbatasannya. Kekompakan itu, setidaknya tampak masih ada minimal ratusan, dalam setiap laga yang digelar Persiku, entah partai kandang atau tandang.   Dan, kemarin, Selasa 1 Mei 2018, SMM berulang tahun yang ke-15. Tidak ada harapan yang muluk-muluk, karena, toh setiap suporter di mana pun kemauannya c...

Berada Di Balikmu dan Mu yang Dibalik

Selamat Hari Puisi! Pertama-tama, N adalah seorang ibu yg menyajikan sarapan dengan ketulusan-ketulusan. Hari berganti dan N menjelma R setelah rapalan mantra-mantra. R melupakan gadis desa yg jatuh cinta dengan puisi-puisi yg diciptakannya di hari-hari ketika awan berarak sempurna. Sang pemuda mengubah R menjadi D lalu membiarkannya mencintai bunga-bunga. Malam adalah sahabat D yg sempurna setelah Widji, Sapardi, Jokpin, W.S., Avianti, dan Afrizal. Dini hari adalah tentang Afrizal-Afrizal yg menembus dinding-dinding. Avianti menghentikan gerak-gerikmu, W.S. menjelma burung, Jokpin membawakanmu serpih-serpih angin, Sapardi mengenalkanmu seorang gadis berwarna merah, lalu Widji mengirimimu surat dari surga. Aku menjadi Chairil dan Kahlil, dan mereka terus bercerita tentang sapi perah. Sapi perah bercerita tentang sapi perah dan sapi perah sedih atas kesapiperahannya. Sapi perah mengundang penggembala dan sapi perah semakin sapi perah dari yg sudah-sudah. Kita memberontak m...

Yayat Pilih Nothing To Lose

KUDUS – Pelatih kepala Persiku, Hidayat memilih “nothing to lose” menyikapi laga hari ini antara  Persibara menjamu Persekat di Stadion Sumitro Kolopaking hari ini. Meskipun, laga itu menentukan kiprah Macan Muria-julukan Persiku untuk menembus babak 8 besar. Dalam sesi latihan kemarin sore (Minggu, 21/4/2018), Yayat-sapaan Hidayat memang masih memimpin Sugeng Riyadi cs di Stadion Wergu Wetan. Namun, dari raut wajahnya tampak ada kebimbangan terpancar. Dirinya mengaku tak bisa berbuat banyak setelah Persekat mencetak gol ketiganya dalam lawatan Persiku ke Tegal pertengahan pekan ini. Sebab, rencana pola bertahannya pada 10 menit terakhir harus dipupuskannya menyusul gol tuan rumah di menit 70. ”Harusnya mau agak bertahan di 10 menit terahir. Tapi mereka merespon begitu cepat, dan kami akhirnya tak bisa bereaksi banyak,” terangnya kemarin. Ya, dua laga terakhir yang akan dijalani Persiku bisa jadi tak ada artinya apabila laga hari ini antara Persekat dan Persibara berakhi...