Hatiku Kafir?

Mbarik Ahmad | 17 Des 18
Memahami tiap peristiwa sebagai kepingan demi kepingan yang harus disusun menjadi sebuah cerita yang memiliki tujuan Lillah.
Objek yang Allah hadirkan d itiap kepingan adalah alat untuk membentuk kepingan-kepingan.
Namun Allah suka guyonan
Objek yang disifati sebagai alat, oleh Allah dikelambeni agar tampak seperti tujuan.
Kegamangan demi kegamangan mulai muncul, akal dan hati mulai berbenturan dengan argumennya masing-masing.
Akal dengan hubbun-nya hati dengan wuddan-nya
Jika akal yang menang maka tujuan yang sejati akan ter-kafir-kan oleh hubbun
Namun ketika hati yang menang maka objek yang ter-klambi-kan akan dibuka oleh Allah dengan wuddan-nya dan tampaklah bahwa sebenarnya itu bukan tujuan melainkan alat.

#kepingan #kaffaro

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Reaktivasi Stasiun KAI di Rembang Masuk RPJMD, Pakai Jalur Lama

Ghanim Saka Nareswara

Sambut Kirab Satu Negeri , Ini Harapan Bupati Hafidz